By Dr. John Hogan CHE CHA MHS
December 1st of any year marks a number of things for many of us globally, regardless of where we live. The last month of the calendar year is often time for social parties for companies and associations, as well as family gatherings. There are holiday get-togethers for department staffs, retirement celebrations and to mark the end of a (hopefully) successful year.
I like to compare the holiday season with the way a child listens to a favorite story. The pleasure is in the familiar way the story begins, the anticipation of familiar turns it takes, the familiar moments of suspense, and the familiar climax and ending.
Fred Rogers (1928 - 2003) American educator, Presbyterian Minister, songwriter and TV host of Mister Rogers' Neighborhood, in production from 1968 to 2001.
Early December should also be a focused time of year for those of us in the hospitality world of food service, accommodations, spas/relaxation centers and beverage service. It is a time of refresher awareness in the care of alcoholic beverage service.
1. The reviews in the training of alcoholic beverages should include of course all bartenders and servers, as they are the front line of guest contact relating to consumption and service. Prudent managers also include training for additional members of staff who might meet a guest or customer who should not be permitted to drive. These staff positions include front desk, bell staff, door attendant and valet parking attendants.
2. Additional attention and consideration should be given to security levels, as they can supply a critical presence and sense of control in sensitive interactions. In recent years, incidents of overflow crowds in clubs or lounges have been cause for concern and your staff should be aware and trained on emergency evacuation. This also means management following up that all exits are clearly marked and clear, and room capacity limits are maintained.
3. While there is often a fine line on the denying a motor vehicle to its owner, there is a clear obligation to not contribute to an unsafe driver on the road who left your establishment. Training should be considered and delivered to address that challenge. Many cities and organizations have no cost or free transportation services available and your staff should be aware of local options.
4. Carefully check all electrical cords, wiring and plugs for decorative lighting or animated characters. Check the cord insulation and determine that connections between plugs and wall receptacles are all safe and in order.
5. During documented inspection tour as your decorations are put in place, check vigilantly on the stability and integrity of doors, windows, stairs, railings, balconies, the base of flag poles or any locations where decorations may be displayed, Check all areas where a rust stains are noticed, as this could be a sign of water leaks or other potential problems.
6. Make sure all decorations, hangings, wreaths, wall décor, garlands, etc. are securely fastened.
7. If you prefer or insist on live decorations in trees or wreaths, confirm with your local fire authority relating to codes and any special handling required for such items that are used indoors.
8. Be prepared for any climate challenges. If you are in a cold climate with snow clearing equipment at your property, conduct a documented thorough inspection and maintenance checklist. Be pro-active in preparing for ice storms, sleet, blizzards and sub-arctic temperatures. I know of a number of properties in my career that required additional water, food supplies, blankets, etc and preparation can be important if that is in your forecasts. Verify that you have adequate quantities of (green) treatment chemicals for ice and snowy surface and establish procedure for out-door work with proper clothing for exposed areas protection against freezing temperatures, Limit time of exposure while employees are performing out-door tasks.
9. Check and document the air intake and exhaust systems for the property, ensuring they cannot be blocked. Document a systematic safety test of the boiler or other heating system equipment, pumps, hot water delivery systems, fans, heating pipes, lines, etc. There have been cases of carbon monoxide build-ups in storage areas adjacent to indoor hotel pools that have had serious repercussions for non-attentive owners or managers.
10. Review emergency and communication systems in your community. When was the last time a representative of your property met with local police and/or fire authorities to review communication practices or to double check any special situations they might be facing? This year, many police and fire services are facing severe budget crunches and your sensitivity will be appreciated.
11. Remind cashiers to be especially alert as this is a high season for both increased potential of armed robbery and from fraud artists who attempt to pass counterfeit money or request change for large denominations in busy times that are at times confusing.
12. In a recent column titled SEASONAL SAFETY AND SECURITY REMINDERS, I offered a number of strategies on CRIME PREVENTION for ARMED ROBBERY. The full list is there but they included tips on visibility, on keeping outlet displays free from clutter, on training of staff relating to the potential and several suggestions on staffing and cash management.
13. Finally, if your property is providing a staff Holiday Party sponsored by ownership or management, care must be taken for staff as is provided to guests as outlined in #1-3 mentioned earlier. If you are hosting a holiday party for the staff, be sure there is a designated driver or other transportation alternative if alcoholic beverages are served.
What are you doing at your hotel today?
Minggu, 06 Desember 2009
Kamis, 03 Desember 2009
Khasiat Merica Hitam
Tahukah anda bahwa merica hitam yang selama ini dikenal sebagai bumbu penyedap makanan ternyata termasuk bahan alami yang berpotensi sebagai afrodisiak.
Hal ini disebabkan kandungan piperine dalam tanaman inilah yang membuat gairah seks meningkat. Mekanismenya bekerja di area sintesa nitrit oxicide (NO) di endothelium (lapisan dalam pembuluh darah). Merica hitam dapat dikonsumsi lewat hidangan masakan sehari-hari. Nitrit oksida itu terutama memengaruhi mekanisme saat ereksi.
Namun, selain memberi khasiat positif, merica juga menimbulkan efek samping. Jika mengonsumsinya secara berlebihan jantung bisa berdebar-debar. Karena itulah, mereka yang merasa perlu tambahan gairah seksual sebaiknya tidak mengonsumsi merica hitam secara berlebihan.
Selain merica, ada satu bahan alam yang ternyata juga bisa digunakan untuk meningkatkan gairah seks. Bahan itu adalah lycorice, tapi lebih dikenal sebagai kayu legi. Sebenarnya, bahan ini sering dikonsumsi sehari-hari, tapi jarang orang mengetahui khasiatnya. Sementara, jenis tanaman ini sejak lama digunakan sebagai afrodisiak di negeri Mesir, China dan India.
Lycorice berkhasiat meningkatkan stamina. Dalam tanaman ini mengandung phytoestrogen (hormon estrogen asal tumbuhan). Hormon tersebut biasanya memperlancar peredaran darah di penis saat ereksi. Umumnya, lycorice dapat dikonsumsi melalui minuman jamu. Tapi perlu diingat bahwa kayu legi tidak sama dengan kayu manis yang biasa digunakan sebagai penyedap makanan.
Seperti bahan alam lainnya, selain khasiat, lycorice juga punya efek samping. Itu pun jika dikonsumsi secara berlebihan akan meningkatkan tekanan darah tinggi. So, bijak-bijaklah menentukan menu afrodisiak untuk memicu gairah anda.
Hal ini disebabkan kandungan piperine dalam tanaman inilah yang membuat gairah seks meningkat. Mekanismenya bekerja di area sintesa nitrit oxicide (NO) di endothelium (lapisan dalam pembuluh darah). Merica hitam dapat dikonsumsi lewat hidangan masakan sehari-hari. Nitrit oksida itu terutama memengaruhi mekanisme saat ereksi.
Namun, selain memberi khasiat positif, merica juga menimbulkan efek samping. Jika mengonsumsinya secara berlebihan jantung bisa berdebar-debar. Karena itulah, mereka yang merasa perlu tambahan gairah seksual sebaiknya tidak mengonsumsi merica hitam secara berlebihan.
Selain merica, ada satu bahan alam yang ternyata juga bisa digunakan untuk meningkatkan gairah seks. Bahan itu adalah lycorice, tapi lebih dikenal sebagai kayu legi. Sebenarnya, bahan ini sering dikonsumsi sehari-hari, tapi jarang orang mengetahui khasiatnya. Sementara, jenis tanaman ini sejak lama digunakan sebagai afrodisiak di negeri Mesir, China dan India.
Lycorice berkhasiat meningkatkan stamina. Dalam tanaman ini mengandung phytoestrogen (hormon estrogen asal tumbuhan). Hormon tersebut biasanya memperlancar peredaran darah di penis saat ereksi. Umumnya, lycorice dapat dikonsumsi melalui minuman jamu. Tapi perlu diingat bahwa kayu legi tidak sama dengan kayu manis yang biasa digunakan sebagai penyedap makanan.
Seperti bahan alam lainnya, selain khasiat, lycorice juga punya efek samping. Itu pun jika dikonsumsi secara berlebihan akan meningkatkan tekanan darah tinggi. So, bijak-bijaklah menentukan menu afrodisiak untuk memicu gairah anda.
Mengembangkan Sikap Positif
Tidak ada orang yang sepanjang karirnya tak pernah menemui hambatan. Hal yang terpenting ketika menghadapinya adalah tanamkan selalu sikap positif dalam diri untuk membantu mengatasi permasalahan dan kemunduran kerja.
Ingatlah bahwa Anda merupakan kunci utama sekaligus penanggung jawab penuh untuk membuat diri anda sukses dalam membangun karir.
Anda dapat mengadaptasi tips berikut dalam mengembangkan sikap positif Anda sendiri di tempat kerja.
1. Berikan yang terbaik untuk setiap hal yang anda lakukan. Katakan pada diri anda bahwa sesuatu yang baik memang baik. Berapa banyak pekerjaan yang bisa anda lakukan dengan lebih baik? Percayalah bahwa selama anda melakukan yang terbaik semaksimal yang anda bisa, dalam situasi tertentu, pekerjaan akan selesai dengan sendirinya.
Akan selalu ada kritik yang akan datang kepada anda. Mereka seolah lebih mengerti bagaimana caranya menyelasaikan pekerjaan itu dengan lebih baik. Mereka menyuruh anda melakukan ini itu tanpa berfikir keterbatasan yang mungkin bisa anda capai dalam bekerja.
Biarkan saja mereka. Orang-orang seperti itu sebenarnya hanya menggunakan skala perfeksionis untuk sekedar mengkritik anda.
2. Segala sesuatu yang terjadi tidak selalu seburuk yang anda kira. Sebuah penelitian menyebut bahwa hanya 4% dari kekhawatiran anda yang menjadi kenyataan. 4% tersebut biasanya merupakan kekhawatiran yang sangat kecil.
Ketika anda merasa beberapa hal berubah menjadi buruk dan anda mulai khawatir, ingat saja 4% itu. Anda lebih baik memfokuskan energi pada pekerjaan Anda.
3. Berfikir positif pada diri sendiri. Berpikir positif mungkin terdengar seperti istilah yang paling klise, namun faktanya ini akan membantu anda. Jadi pastikan anda melakukannya secara kontinyu.
Mengembangkan sikap positif di tempat kerja tidaklah mudah. Seperti segala sesuatu dalam hidup, Anda perlu berlatih. Pilih satu dari daftar ini dan ingatkan diri sendiri tentang hal itu setiap kali Anda mulai khawatir atau menghadapi tantangan.
Ingatlah bahwa Anda merupakan kunci utama sekaligus penanggung jawab penuh untuk membuat diri anda sukses dalam membangun karir.
Anda dapat mengadaptasi tips berikut dalam mengembangkan sikap positif Anda sendiri di tempat kerja.
1. Berikan yang terbaik untuk setiap hal yang anda lakukan. Katakan pada diri anda bahwa sesuatu yang baik memang baik. Berapa banyak pekerjaan yang bisa anda lakukan dengan lebih baik? Percayalah bahwa selama anda melakukan yang terbaik semaksimal yang anda bisa, dalam situasi tertentu, pekerjaan akan selesai dengan sendirinya.
Akan selalu ada kritik yang akan datang kepada anda. Mereka seolah lebih mengerti bagaimana caranya menyelasaikan pekerjaan itu dengan lebih baik. Mereka menyuruh anda melakukan ini itu tanpa berfikir keterbatasan yang mungkin bisa anda capai dalam bekerja.
Biarkan saja mereka. Orang-orang seperti itu sebenarnya hanya menggunakan skala perfeksionis untuk sekedar mengkritik anda.
2. Segala sesuatu yang terjadi tidak selalu seburuk yang anda kira. Sebuah penelitian menyebut bahwa hanya 4% dari kekhawatiran anda yang menjadi kenyataan. 4% tersebut biasanya merupakan kekhawatiran yang sangat kecil.
Ketika anda merasa beberapa hal berubah menjadi buruk dan anda mulai khawatir, ingat saja 4% itu. Anda lebih baik memfokuskan energi pada pekerjaan Anda.
3. Berfikir positif pada diri sendiri. Berpikir positif mungkin terdengar seperti istilah yang paling klise, namun faktanya ini akan membantu anda. Jadi pastikan anda melakukannya secara kontinyu.
Mengembangkan sikap positif di tempat kerja tidaklah mudah. Seperti segala sesuatu dalam hidup, Anda perlu berlatih. Pilih satu dari daftar ini dan ingatkan diri sendiri tentang hal itu setiap kali Anda mulai khawatir atau menghadapi tantangan.
Senin, 30 November 2009
Perempuan Kurang Berdayakan Media
MedanBisnis– Medan
Terobosan perempuan potensial tidak dikenal luas oleh masyarakat. Hal itu terjadi karena perempuan kurang memberdayakan media. Padahal, aktualisasi peran perempuan di tengah masyarakat juga tidak terlepas dari peran media.
Demikian disampikan Ketua Kaukus Perempuan Indonesia Sumut yang juga anggota DPD RI pemilihan asal Sumut, Prof Dr Darmayanti Lubis, dalam Seminar bertajuk “Perempuan, Media, dan Kepemimpinan”, yang diselengarakan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumut bekerjasama dengan Kaukus Perempuan Indonesia Sumut, di Hotel Madani Medan, Kamis (26/11).
Menurut Darmayanti, selama ini perempuan kurang memberdayakan media sebagai tempat mengatualisasikan diri dan kemampuannya. Untuk itu, diperlukan upaya yang kontinyu untuk berperan aktif dan mengajak media ikut dalam membesarkan kinerja perempuan.
Lebih lanjut dikatakannya, peran media tersebut tidak hanya dimanfaatkan pada saat kampanye berlangsung. Tapi juga perlu dilakukan dalam rangka merangkum komunikasi publik dengan masyarakat terkait fungsi media dalam pendidikan dan sosial kontrol.
“Hal ini terbukti sewaktu saya kampanye untuk calon DPD RI 2004 dan 2009 lalu. Saya kalah pada Pemilu 2004 karena saya kurang beredar di media, konstituen tidak kenal maka saya tidak terpilih. Makanya pada Pemilu 2009 kemarin selain terus melakukan komunikasi politik di basis saya juga hadir di media dalam sejumlah kegiatan,” ujarnya.
Senada Dosen Fisip Universitas Sumatera Utara (USU), Rosemary Sabri melihat bahwa kepemimpinan perempuan akan sangat masuk akal menjadi lebih kuat dengan kehadiran media. Hal inilah yang perlu dilakukan terus, sebab tanpa media, kinerja apapun yang sangat mulia akan berdampak terbatas. Terutama dalam rangka merangkum aspirasi dan dan menyebar produk-produk kepemimpinan seperti program atau kebijakan.
“Tanpa publikasi dari media, apapun yang kita lakukan akan sangat terbatas dampaknya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Biro TVOne Medan, Linova mengungkap, dalam perjalanan kerjanya selama 10 tahun terakhir sebagai jurnalis, cukup sedikit mendapatkan narasumber perempuan yang membahas soal pendidikan, politik, hukum, dan pemerintahan, yang notabene menjadi sumber masukan bagi pembangunan. Sehingga ketokohan dan kepemimpinan perempuan jarang muncul di media.
“Diharapkan melalui Forum Jurnalis Perempuan Indonesia yang kini berusia dua tahun dapat mendorong kepemimpinan perempuan dalam masyarakat supaya lebih eksis dalam pembangunan,” ucapnya.
Dosen Psikologi USU, Emmy Abbas dalam kesempatan itu menyatakan, sifat kepemimpinan itu sangat bergantung dari lingkungan hidup seseorang, baik laki-laki maupun perempuan.
Jiwa kepemimpinan seseorang dipupuk dari bakat dan faktor ekternal dirinya. “Secara psikologi, jiwa kepemimpinan itu sangat terpengaruh oleh faktor lingkungan,” terangnya.
Jadi, kepemimpinan perempuan pun sangat bergantung dari sebesar apa dirinya menempa diri dalam sebuah komunitas yang menuntut pengambilan keputusan yang tepat dan tegas, serta bagaimana merangkul berbagai latar belakang untuk bersatu dalam sebuah tujuan.
Terobosan perempuan potensial tidak dikenal luas oleh masyarakat. Hal itu terjadi karena perempuan kurang memberdayakan media. Padahal, aktualisasi peran perempuan di tengah masyarakat juga tidak terlepas dari peran media.
Demikian disampikan Ketua Kaukus Perempuan Indonesia Sumut yang juga anggota DPD RI pemilihan asal Sumut, Prof Dr Darmayanti Lubis, dalam Seminar bertajuk “Perempuan, Media, dan Kepemimpinan”, yang diselengarakan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumut bekerjasama dengan Kaukus Perempuan Indonesia Sumut, di Hotel Madani Medan, Kamis (26/11).
Menurut Darmayanti, selama ini perempuan kurang memberdayakan media sebagai tempat mengatualisasikan diri dan kemampuannya. Untuk itu, diperlukan upaya yang kontinyu untuk berperan aktif dan mengajak media ikut dalam membesarkan kinerja perempuan.
Lebih lanjut dikatakannya, peran media tersebut tidak hanya dimanfaatkan pada saat kampanye berlangsung. Tapi juga perlu dilakukan dalam rangka merangkum komunikasi publik dengan masyarakat terkait fungsi media dalam pendidikan dan sosial kontrol.
“Hal ini terbukti sewaktu saya kampanye untuk calon DPD RI 2004 dan 2009 lalu. Saya kalah pada Pemilu 2004 karena saya kurang beredar di media, konstituen tidak kenal maka saya tidak terpilih. Makanya pada Pemilu 2009 kemarin selain terus melakukan komunikasi politik di basis saya juga hadir di media dalam sejumlah kegiatan,” ujarnya.
Senada Dosen Fisip Universitas Sumatera Utara (USU), Rosemary Sabri melihat bahwa kepemimpinan perempuan akan sangat masuk akal menjadi lebih kuat dengan kehadiran media. Hal inilah yang perlu dilakukan terus, sebab tanpa media, kinerja apapun yang sangat mulia akan berdampak terbatas. Terutama dalam rangka merangkum aspirasi dan dan menyebar produk-produk kepemimpinan seperti program atau kebijakan.
“Tanpa publikasi dari media, apapun yang kita lakukan akan sangat terbatas dampaknya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Biro TVOne Medan, Linova mengungkap, dalam perjalanan kerjanya selama 10 tahun terakhir sebagai jurnalis, cukup sedikit mendapatkan narasumber perempuan yang membahas soal pendidikan, politik, hukum, dan pemerintahan, yang notabene menjadi sumber masukan bagi pembangunan. Sehingga ketokohan dan kepemimpinan perempuan jarang muncul di media.
“Diharapkan melalui Forum Jurnalis Perempuan Indonesia yang kini berusia dua tahun dapat mendorong kepemimpinan perempuan dalam masyarakat supaya lebih eksis dalam pembangunan,” ucapnya.
Dosen Psikologi USU, Emmy Abbas dalam kesempatan itu menyatakan, sifat kepemimpinan itu sangat bergantung dari lingkungan hidup seseorang, baik laki-laki maupun perempuan.
Jiwa kepemimpinan seseorang dipupuk dari bakat dan faktor ekternal dirinya. “Secara psikologi, jiwa kepemimpinan itu sangat terpengaruh oleh faktor lingkungan,” terangnya.
Jadi, kepemimpinan perempuan pun sangat bergantung dari sebesar apa dirinya menempa diri dalam sebuah komunitas yang menuntut pengambilan keputusan yang tepat dan tegas, serta bagaimana merangkul berbagai latar belakang untuk bersatu dalam sebuah tujuan.
Sambungan ..31
Sambungan….
31 Sebab Utama Kegagalan (4)
23. Tidak mau bertoleransi.
Seseorang yang berfikiran picik dalam bisnisnya, jarang akan memperoleh kesuksesan secara permanen.
Orang yang menganggap ras, suku, agama sebagai perbedaan mendasar untuk mejalankan usaha, sudah pasti tidak akan berkembang.
24. Tidak bisa mengendalikan nafsu.
Nafsu bukan hanya terbatas pada pemuasan hasrat seks semata. Ambisi yang berlebihan, keinginan untuk memonopoli sesuatu, mencelakai orang lain, perasaan iri dan dengki,bila tak terkontrol, bisa jadi jurang menuju kegagalan.
25. Tidak sanggup menjalin kerjasama dengan pihak lain.
Banyak orang kehilangan pekerjaan atau kesempatan hanya karena tidak bisa menjalin kerjasama yang baik dengan pihak lain.
Sikap ini harus dihindari terutama oleh para pemimpin, pedagang bila ingin meraih sukses.
26. Mempertahankan nepotisme.
Memperoleh kekuasaan hanya dengan mengandalkan kekayaan orang tua atau kerabat, tidak akan bertahan lama. Tanpa usaha sendiri, tak ada keberhasilan yang mudah diraih.
27. Tidak jujur yang disengaja.
Kejujuran sangat penting dalam membangun bisnis dan karir. Seseorang bisa saja terdesak untuk mengucapkan sebuah kebohongan.
Namun kebohongan yang disengaja untuk meraih sukses seketika, pastinya bukan tipikal orang sukses.
28. Terlalu membanggakan diri.
Menyanjung diri sendiri didepan orang lain, merupakan jurus ampuh untuk membuat mereka menjauh dan pergi dari anda.
Apalagi bila memuji diri sendiri untuk hasil yang diperjuangkan oleh orang lain. Sudah pasti pintu sukses anda akan tertutup.
29. Berspekulasi.
Lebih suka menebak-nebak dari pada berpikir. Kebanyak mereka yang gagal, adalah mereka yang malas berpikir, mengumpulkan data dan menganalis bisnis.
30. Tak cukup modal.
Tak dapat dipungkiri bahwa modal merupakan jantung dari sebuah usaha. Namun penyebab kegagalan karena kurangnya modal jauh lebih sedikit ketimbang karena sebab-sebab di atas.
31. Faktor X.
Poin ini dikhususkan untuk penyebab yang belum tercantum di 30 sebab yang lain. Karena bagaimana pun faktor keberuntungan, nasib dan hal-hal yang bersifat tidak kasat mata itu, terkadang menjadi sebab kegagalan.
Index >>
31 Sebab Utama Kegagalan (4)
23. Tidak mau bertoleransi.
Seseorang yang berfikiran picik dalam bisnisnya, jarang akan memperoleh kesuksesan secara permanen.
Orang yang menganggap ras, suku, agama sebagai perbedaan mendasar untuk mejalankan usaha, sudah pasti tidak akan berkembang.
24. Tidak bisa mengendalikan nafsu.
Nafsu bukan hanya terbatas pada pemuasan hasrat seks semata. Ambisi yang berlebihan, keinginan untuk memonopoli sesuatu, mencelakai orang lain, perasaan iri dan dengki,bila tak terkontrol, bisa jadi jurang menuju kegagalan.
25. Tidak sanggup menjalin kerjasama dengan pihak lain.
Banyak orang kehilangan pekerjaan atau kesempatan hanya karena tidak bisa menjalin kerjasama yang baik dengan pihak lain.
Sikap ini harus dihindari terutama oleh para pemimpin, pedagang bila ingin meraih sukses.
26. Mempertahankan nepotisme.
Memperoleh kekuasaan hanya dengan mengandalkan kekayaan orang tua atau kerabat, tidak akan bertahan lama. Tanpa usaha sendiri, tak ada keberhasilan yang mudah diraih.
27. Tidak jujur yang disengaja.
Kejujuran sangat penting dalam membangun bisnis dan karir. Seseorang bisa saja terdesak untuk mengucapkan sebuah kebohongan.
Namun kebohongan yang disengaja untuk meraih sukses seketika, pastinya bukan tipikal orang sukses.
28. Terlalu membanggakan diri.
Menyanjung diri sendiri didepan orang lain, merupakan jurus ampuh untuk membuat mereka menjauh dan pergi dari anda.
Apalagi bila memuji diri sendiri untuk hasil yang diperjuangkan oleh orang lain. Sudah pasti pintu sukses anda akan tertutup.
29. Berspekulasi.
Lebih suka menebak-nebak dari pada berpikir. Kebanyak mereka yang gagal, adalah mereka yang malas berpikir, mengumpulkan data dan menganalis bisnis.
30. Tak cukup modal.
Tak dapat dipungkiri bahwa modal merupakan jantung dari sebuah usaha. Namun penyebab kegagalan karena kurangnya modal jauh lebih sedikit ketimbang karena sebab-sebab di atas.
31. Faktor X.
Poin ini dikhususkan untuk penyebab yang belum tercantum di 30 sebab yang lain. Karena bagaimana pun faktor keberuntungan, nasib dan hal-hal yang bersifat tidak kasat mata itu, terkadang menjadi sebab kegagalan.
Index >>
"31 sebab utama kegagalan "
Napoleon Hill dalam bukunya Think and Grow Rich menyebutkan setidaknya ada 31 sebab kegagalan yang kerap dilakukan para “pencari kekayaan”. Kegagalan inilah yang seharusnya diantisipasi dan ditanggulangi oleh mereka.
Simak penyebab kegagalan tersebut menurut Hill.
1. Latar belakang atau faktor keturunan yang kurang menguntungkan. Tidak semua orang terlahir dengan kecerdasan dan kesempurnaan fisik yang sama.
2. Kurang mempunyai tujuan hidup yang jelas.
Seseorang yang tidak memiliki target, cita-cita atau tujuan hidup yang jelas merupakan ciri orang yang gagal.
Menetapkan tujuan secara tegas membuat kita mampu untuk menggiring hidup tetap dijalan yang baik dan memastikan diri tergerak untuk lebih maju dan lebih kaya.
3. Tidak memiliki keinginan untuk meningkatkan taraf hidup menjadi lebih tinggi dari taraf sebelumnya.
Seseorang yang bersikap masa bodoh pada kehidupannya, dapat dipastikan tak akan menjadi lebih baik bila tidak berubah dan menyadari pentingya peduli terhadap diri.
4. Tidak memiliki pendidikan yang cukup.
Pendidikan tak harus melulu diperoleh dari bangku sekolah. Banyak contoh sukses orang-orang yang berhasil menapaki sebuah bisnis dengan otodidak.
Berbekal kemauan untuk terus belajar, orang-orang non akademik tersebut, terkadang malah jauh lebih mahir ketimbang mereka yang bergelar akademis.
Mereka termasuk tipe “orang lapangan “ yang tak hanya terkurung pada teori tetapi belajar dari pengalaman dan praktek nyata yang telah mereka lakukan.
5. Kurang disiplin pada diri sendiri.
Mendisiplinkan orang lain pastinya jauh lebih mudah ketimbang kita harus memaksakan diri sendiri untuk disiplin.
Memegang kendali sepenuhnya atas penguasaan emosi sendiri menjadi kunci untuk berhasil. Bila kita tidak mempu menjadi self emotional controller, jangan harap kita mampu menguasai keadaan apalagi persaingan bisnis.
6. Kondisi badan yang tidak fit.
Tak ada seorang pun yang mampu menapaki kesuksesan bila tidak didukung dengan kondisi tubuh yang prima.
Beberapa kebiasaan sehari-hari, seperti pola makan berlebihan, tidur tidak teratur, over negative thinking, kurang latihan fisik atau nafsu seks yang berlebihan, bisa menjadi pemicu ketidaksehatan tubuh.
7. Pengaruh trauma masa kecil.
Sebagian orang mungkin mengalami nasib yang kurang beruntung saat melalui masa anak-anak mereka.
Kekerasan yang terjadi atau trauma-trauma masa lalu dalam lingkungan hidup mereka ternyata bisa mempengaruhi emosi secara keseluruhan.
Hal ini berimbas pada ketidakmampuan mereka untuk mengendalikan emosi yang akhirnya dapat menyebabkan kegagalan.
8. Menunda sesuatu dengan alasan menunggu waktu yang tepat.
Banyak orang terpaku pada saat yang tepat untuk melakukan sesuatu. Mereka menanti waktu-waktu tertentu yang dianggap baik untuk mencapai sukses.
Padahal, saat mereka menunda-nunda hal tersebut, berbagai kesempatan baik justru terlewat oleh mereka. Karena itu, dari pada menundanya, lebih baik lakukan saja. Di tengah jalan saat anda berusaha meraih kejayaan, anda akan menemukan apa-apa yang menjadi kebutuhan anda untuk maju.
Akhirnya, saat yang baik akan menghampiri anda tanpa harus buang-buang waktu menunggunya datang dengan tidak melakukan apa-apa.
9. Kurang memilki daya tahan dan ketabahan.
Tak banyak orang yang mampu bertahan menghadapi krisis. Seseorang seringkali terlihat hebat saat baru memulai usahanya.
Namun ditengah jalan, ketika dia mulai menghadapi kesulitan, dia menyerah. Belum lagi mereka yang tidak tahan mendengar berbagai opini negatif dan sindiran kerabat atau sahabat yang makin mematahkan semangat.
Padahal, dengan sedikit ketabahan dan daya tahan kuat yang lebih, dia bisa mempertahankan usahanya tersebut.
10. Memiliki kepribadian negatif.
Menjalin sebuah bisnis sejatinya bertumpu pada kemampuan untuk menjalin sebuah hubungan (networking) kepada pihak lain.
Seseorang yang berkepribadian negatif tentunya sulit atau bahkan tak akan mampu mempertahankan jalinan tersebut.
Tak ada harapan bisa mencapai sukses bagi mereka yang berkepribadian negatif.
11. Tidak mampu mengendalikan nafsu seksual.
Hasrat seksual merupakan dorongan yang paling berpengaruh dalam diri seseorang.
Karena itu, seseorang harus mampu mengendalikannya agar memperoleh penyaluran yang tepat dan layak dengan kegiatan yang bermanfaat.
12. Memperoleh kekayaan dengan jalan pintas.
Siapa pun tahu bahwa memperoleh kesuksesan bukan seseuatu hal yang dapat diraih dengan sekejap mata. Kekayaan sejatinya diperoleh dari hasil kerja keras tahunan.
Tetapi tetap saja, masih banyak orang yang lebih fokus kepada hasil dan bukan prosesnya. Mereka rela berspekulasi (judi) dengan mempertaruhkan uang dalam jumlah besar untuk mengharapkan hasil yang besar pula dalam waktu singkat.
Hasilnya, banyak dari orang-orang tersebut yang justru harus menelan pil pahit karena kerugian dan ambisi berlebihan mereka sendiri.
13. Kurang memiliki kepemimpinan yang tegas dalam mengambil keputusan.
Orang yang sukses adalah dia yang mengambil keputusan secara tepat dan cepat. Kurang tegas dan lamban dalam memutuskan suatu perkara merupakan “pasangan kembar” penyebab kegagalan.
Ketika dia tidak tegas dalam memutuskan sesuatu disitu terjadi penundaan tindakan dalam menuntaskan permasalahan.
14. Memiliki ketakutan yang berlebihan.
Kegagalan seseorang yang disebabkan oleh rasa takut terhadap hal-hal seperti kemiskinan, putus cinta, dikritik, jatuh sakit, hari tua, maut dan sebagainya.
15. Pasangan hidup yang keliru.
Suami atau istri merupakan faktor penting dalam membangun karir dan menjadi sukses.
Percaya atau tidak, seseorang yang sukses biasanya memiliki pasangan yang mampu mendukung setiap jengkal usahanya.
Karena itu bila salah memilih pasangan hidup bisa mempengaruhi langkah sukses ke depannya.
16. Terlalu bersikap hati-hati.
Keputusan yang serba tergesa-gesa pastinya tak akan membawa anda ke level yang lebih baik dalam menjalankan bisnis.
Begitu pula sebaliknya, bila anda terlampau berhati-hati, bisa jadi kesempatan baik yang seharusnya bisa anda raih menjadi terlewat begitu saja.
17. Memilih rekan kerja yang keliru.
Sama seperti pasangan hidup, rekan kerja adalah orang yang akan sering anda temui sepanjang perjalanan usaha anda.
Karena itu pastikan anda memilih rekan kerja yang mempunyai visi dan misi yang sama dalam berusaha. Seseorang yang cerdas dan berkepribadian baik, gigih dan mampu berpartner bersama anda.
18. Terlalu percaya tahayul dan berprasangka buruk.
Prasangka dan tahayul ini kerap muncul karena rasa takut yang berlebihan. Karena itu, jadilah seseorang yang berpikiran luas dan tidak takut menghadapi tantangan hidup.
19. Keliru memilih jabatan atau lowongan kerja.
Ini adalah hal yang paling sering dialami banyak orang yang meniti karir. Menduduki sebuah jabatan atau menjalani karir selama bertahun-tahun, namun tidak menemukan kesempatan lebih untuk mengembangkan diri dan menjadi lebih maju.
Pilihan karir pada awalnya juga menjadi penting. Jangan asal bekerja dan malah merasa “stuck” ditengah karir. Tetapi pilihlah jalur yang anda senangi dan anda yakin bisa mencurahkan perhatian atas pekerjaan tersebut.
20. Tidak fokus pada suatu usaha.
Mungkin anda tergolong pribadi yang multitalented. Tak ada hal yang tidak bisa anda lakukan. Hal itu baik pada satu sisi, namun berdampak buruk di sisi yang lain.
Dalam bisinis sebaiknya hindari mengembangkan banyak usaha, bila anda baru saja akan merintisnya. Pikiran anda pastinya akan terbagi. Karena itu, lebih baik pusatkan pikiran anda pada salah satu jenis usaha saja.
21. Kebiasaan menghambur-hamburkan uang.
Seseorang yang gemar menghabiskan banyak uang untuk hal-hal yang tidak jelas pastinya bukan merupakan seseorang yang sukses.
Mereka yang sukses adalah yang mampu mengatur pengeluarannya dan selektif dalam membeli. Mereka juga pastinya orang yang memikirkan masa depan. Lebih memilih menabung dan berinvestasi.
22. Kurang antusias dan tidak semangat berjuang.
Pada dasarnya, semangat merupakan material yang mudah menular. Karena itu, seseorang yang memiliki semangat juang akan lebih mudah bergaul dan berbaur dalam suatu komunitas agar dapat melebarkan jaringan.
Simak penyebab kegagalan tersebut menurut Hill.
1. Latar belakang atau faktor keturunan yang kurang menguntungkan. Tidak semua orang terlahir dengan kecerdasan dan kesempurnaan fisik yang sama.
2. Kurang mempunyai tujuan hidup yang jelas.
Seseorang yang tidak memiliki target, cita-cita atau tujuan hidup yang jelas merupakan ciri orang yang gagal.
Menetapkan tujuan secara tegas membuat kita mampu untuk menggiring hidup tetap dijalan yang baik dan memastikan diri tergerak untuk lebih maju dan lebih kaya.
3. Tidak memiliki keinginan untuk meningkatkan taraf hidup menjadi lebih tinggi dari taraf sebelumnya.
Seseorang yang bersikap masa bodoh pada kehidupannya, dapat dipastikan tak akan menjadi lebih baik bila tidak berubah dan menyadari pentingya peduli terhadap diri.
4. Tidak memiliki pendidikan yang cukup.
Pendidikan tak harus melulu diperoleh dari bangku sekolah. Banyak contoh sukses orang-orang yang berhasil menapaki sebuah bisnis dengan otodidak.
Berbekal kemauan untuk terus belajar, orang-orang non akademik tersebut, terkadang malah jauh lebih mahir ketimbang mereka yang bergelar akademis.
Mereka termasuk tipe “orang lapangan “ yang tak hanya terkurung pada teori tetapi belajar dari pengalaman dan praktek nyata yang telah mereka lakukan.
5. Kurang disiplin pada diri sendiri.
Mendisiplinkan orang lain pastinya jauh lebih mudah ketimbang kita harus memaksakan diri sendiri untuk disiplin.
Memegang kendali sepenuhnya atas penguasaan emosi sendiri menjadi kunci untuk berhasil. Bila kita tidak mempu menjadi self emotional controller, jangan harap kita mampu menguasai keadaan apalagi persaingan bisnis.
6. Kondisi badan yang tidak fit.
Tak ada seorang pun yang mampu menapaki kesuksesan bila tidak didukung dengan kondisi tubuh yang prima.
Beberapa kebiasaan sehari-hari, seperti pola makan berlebihan, tidur tidak teratur, over negative thinking, kurang latihan fisik atau nafsu seks yang berlebihan, bisa menjadi pemicu ketidaksehatan tubuh.
7. Pengaruh trauma masa kecil.
Sebagian orang mungkin mengalami nasib yang kurang beruntung saat melalui masa anak-anak mereka.
Kekerasan yang terjadi atau trauma-trauma masa lalu dalam lingkungan hidup mereka ternyata bisa mempengaruhi emosi secara keseluruhan.
Hal ini berimbas pada ketidakmampuan mereka untuk mengendalikan emosi yang akhirnya dapat menyebabkan kegagalan.
8. Menunda sesuatu dengan alasan menunggu waktu yang tepat.
Banyak orang terpaku pada saat yang tepat untuk melakukan sesuatu. Mereka menanti waktu-waktu tertentu yang dianggap baik untuk mencapai sukses.
Padahal, saat mereka menunda-nunda hal tersebut, berbagai kesempatan baik justru terlewat oleh mereka. Karena itu, dari pada menundanya, lebih baik lakukan saja. Di tengah jalan saat anda berusaha meraih kejayaan, anda akan menemukan apa-apa yang menjadi kebutuhan anda untuk maju.
Akhirnya, saat yang baik akan menghampiri anda tanpa harus buang-buang waktu menunggunya datang dengan tidak melakukan apa-apa.
9. Kurang memilki daya tahan dan ketabahan.
Tak banyak orang yang mampu bertahan menghadapi krisis. Seseorang seringkali terlihat hebat saat baru memulai usahanya.
Namun ditengah jalan, ketika dia mulai menghadapi kesulitan, dia menyerah. Belum lagi mereka yang tidak tahan mendengar berbagai opini negatif dan sindiran kerabat atau sahabat yang makin mematahkan semangat.
Padahal, dengan sedikit ketabahan dan daya tahan kuat yang lebih, dia bisa mempertahankan usahanya tersebut.
10. Memiliki kepribadian negatif.
Menjalin sebuah bisnis sejatinya bertumpu pada kemampuan untuk menjalin sebuah hubungan (networking) kepada pihak lain.
Seseorang yang berkepribadian negatif tentunya sulit atau bahkan tak akan mampu mempertahankan jalinan tersebut.
Tak ada harapan bisa mencapai sukses bagi mereka yang berkepribadian negatif.
11. Tidak mampu mengendalikan nafsu seksual.
Hasrat seksual merupakan dorongan yang paling berpengaruh dalam diri seseorang.
Karena itu, seseorang harus mampu mengendalikannya agar memperoleh penyaluran yang tepat dan layak dengan kegiatan yang bermanfaat.
12. Memperoleh kekayaan dengan jalan pintas.
Siapa pun tahu bahwa memperoleh kesuksesan bukan seseuatu hal yang dapat diraih dengan sekejap mata. Kekayaan sejatinya diperoleh dari hasil kerja keras tahunan.
Tetapi tetap saja, masih banyak orang yang lebih fokus kepada hasil dan bukan prosesnya. Mereka rela berspekulasi (judi) dengan mempertaruhkan uang dalam jumlah besar untuk mengharapkan hasil yang besar pula dalam waktu singkat.
Hasilnya, banyak dari orang-orang tersebut yang justru harus menelan pil pahit karena kerugian dan ambisi berlebihan mereka sendiri.
13. Kurang memiliki kepemimpinan yang tegas dalam mengambil keputusan.
Orang yang sukses adalah dia yang mengambil keputusan secara tepat dan cepat. Kurang tegas dan lamban dalam memutuskan suatu perkara merupakan “pasangan kembar” penyebab kegagalan.
Ketika dia tidak tegas dalam memutuskan sesuatu disitu terjadi penundaan tindakan dalam menuntaskan permasalahan.
14. Memiliki ketakutan yang berlebihan.
Kegagalan seseorang yang disebabkan oleh rasa takut terhadap hal-hal seperti kemiskinan, putus cinta, dikritik, jatuh sakit, hari tua, maut dan sebagainya.
15. Pasangan hidup yang keliru.
Suami atau istri merupakan faktor penting dalam membangun karir dan menjadi sukses.
Percaya atau tidak, seseorang yang sukses biasanya memiliki pasangan yang mampu mendukung setiap jengkal usahanya.
Karena itu bila salah memilih pasangan hidup bisa mempengaruhi langkah sukses ke depannya.
16. Terlalu bersikap hati-hati.
Keputusan yang serba tergesa-gesa pastinya tak akan membawa anda ke level yang lebih baik dalam menjalankan bisnis.
Begitu pula sebaliknya, bila anda terlampau berhati-hati, bisa jadi kesempatan baik yang seharusnya bisa anda raih menjadi terlewat begitu saja.
17. Memilih rekan kerja yang keliru.
Sama seperti pasangan hidup, rekan kerja adalah orang yang akan sering anda temui sepanjang perjalanan usaha anda.
Karena itu pastikan anda memilih rekan kerja yang mempunyai visi dan misi yang sama dalam berusaha. Seseorang yang cerdas dan berkepribadian baik, gigih dan mampu berpartner bersama anda.
18. Terlalu percaya tahayul dan berprasangka buruk.
Prasangka dan tahayul ini kerap muncul karena rasa takut yang berlebihan. Karena itu, jadilah seseorang yang berpikiran luas dan tidak takut menghadapi tantangan hidup.
19. Keliru memilih jabatan atau lowongan kerja.
Ini adalah hal yang paling sering dialami banyak orang yang meniti karir. Menduduki sebuah jabatan atau menjalani karir selama bertahun-tahun, namun tidak menemukan kesempatan lebih untuk mengembangkan diri dan menjadi lebih maju.
Pilihan karir pada awalnya juga menjadi penting. Jangan asal bekerja dan malah merasa “stuck” ditengah karir. Tetapi pilihlah jalur yang anda senangi dan anda yakin bisa mencurahkan perhatian atas pekerjaan tersebut.
20. Tidak fokus pada suatu usaha.
Mungkin anda tergolong pribadi yang multitalented. Tak ada hal yang tidak bisa anda lakukan. Hal itu baik pada satu sisi, namun berdampak buruk di sisi yang lain.
Dalam bisinis sebaiknya hindari mengembangkan banyak usaha, bila anda baru saja akan merintisnya. Pikiran anda pastinya akan terbagi. Karena itu, lebih baik pusatkan pikiran anda pada salah satu jenis usaha saja.
21. Kebiasaan menghambur-hamburkan uang.
Seseorang yang gemar menghabiskan banyak uang untuk hal-hal yang tidak jelas pastinya bukan merupakan seseorang yang sukses.
Mereka yang sukses adalah yang mampu mengatur pengeluarannya dan selektif dalam membeli. Mereka juga pastinya orang yang memikirkan masa depan. Lebih memilih menabung dan berinvestasi.
22. Kurang antusias dan tidak semangat berjuang.
Pada dasarnya, semangat merupakan material yang mudah menular. Karena itu, seseorang yang memiliki semangat juang akan lebih mudah bergaul dan berbaur dalam suatu komunitas agar dapat melebarkan jaringan.
Jumat, 27 November 2009
" Akhirat juga Penting ditanamkan kepada Anak anak Kita "

Anak anak di didik bukan hanya untuk kehidupan dunia tetapi harus ditanamkan kepada Qalbu mereka tentang menghadapi kehidupan di akhirat nantiknya.Hal ini juga sangat penting bagi keluarga untuk menanamkan nilai nilai Agama kepada Mereka .Dalam era Globalisasi ini penting sekali ...dididik dari awal....
"Tumpah Ruah "

Medan November 2009
Masyarakat Medan dalam sholat Idul Adha 1430 H.sangat antusias dalam menjalani ibadah sholat Idil Adha,dimana Hari Jumat 27 November 2009...mulai pukul 7.00 masyarakat kota Medan dan sekitarnya,berkumpul di Mesjid Raya Al Maksum...tumpah ruah samapai ke halaman Madani Hotel Medan.
Senin, 23 November 2009
Sate Piliang yang penuh Kenangan dan Raso
Satai Lezat Asal Piliang
Amy Rahmadanti
Jakarta - Nama: Amy Rahmadanti
Ingin menikmati satai sambil dimanja oleh pemandangan perbukitan dari atas tebing? Sepertinya tempat ini bisa jadi pilihan. Tak hanya satainya yang enak tapi matapun dimanjakan dengan pemandangan indah Nagari Piliang.
Sumatera Barat menjadi salah satu daerah yang cukup terkenal akan masakannya. Buktinya saja rumah makan Padang menjamur dimana-mana. Selain lauk pauknya, Sumatera Barat juga terkenal akan satenya. Penjual sate Padang banyak ditemukan di pasar-pasar tradisional bahkan merambah hingga ke pusat perbelanjaan.
Di kota asalnya Padang, saya sempat menemukan satu warung sate yang cukup unik. Tak hanya satenya yang unik tapi lokasi usahanya pun juga terbilang tidak biasa. Dari Batusangkar menuju terminal di kota Dobok, dan ada sebuah daerah namanya Nagari Piliang yang merupakan daerah perbukitan.
Warung sate ini dibangun diatas sebuah tebing kecil yang sekelilingnya adalah area persawahan dan juga perbukitan. Di belakang warung sate berupa tebing sedangkan bagian depan terhampar sawah-sawah yang terbentang luas. Untuk menuju warung sate ini saya harus menaiki tangga.
Warung sate dibangun semi permanent dengan berdinding sebagian dari bilik yang hanya setinggi 1 meter sehingga pengunjung bisa menyantap sate sambil menikmati pemandangan sawah-sawah yang ada di depannya. Untuk yang ingin bersantap sambil leyeh-leyeh, di sebelah nya terdapat tempat untuk lesehan.
Warung sate Padang ini hanya menjual sate Padang dengan kuah merah. Sangat berbeda dengan sate Mak Syukur yang cukup terkenal itu, karena menggunakan kuah berwarna kuning. Pilihan satainya cukup beragam, ada yang daging saja, atau mau yang campur dengan jeroan atau lidah.
Satai disajikan diatas piring plastik yang sudah dialasi dengan daun pisang. Potongan ketupat dan juga satai ditaruh diatasnya kemudian disiram dengan kuahnya yang berwarna kemerahan dan bawang merah goreng sebagai toppingnya. Saya memesan satai daging komplet.
Diatas meja tersedia tersedia jangek alias kerupuk kulit sebagai teman makan satai. Ada juga singkong balado dan juga emping. Setelah makan satai, saya mencocol kerupuk dengan kuah satai yang bersisa. Rasanya enak dan mantap! Warung satai ini mulai buka pukul 17.00 dan tutup sekitar pukul 22.00 malam. Harga seporsi satai cukup murah, hanay Rp 6.000,00 saja sedangkankerupuk dibandrol dengan harga Rp 1.000,00. Murah bukan?
Amy Rahmadanti
Jakarta - Nama: Amy Rahmadanti
Ingin menikmati satai sambil dimanja oleh pemandangan perbukitan dari atas tebing? Sepertinya tempat ini bisa jadi pilihan. Tak hanya satainya yang enak tapi matapun dimanjakan dengan pemandangan indah Nagari Piliang.
Sumatera Barat menjadi salah satu daerah yang cukup terkenal akan masakannya. Buktinya saja rumah makan Padang menjamur dimana-mana. Selain lauk pauknya, Sumatera Barat juga terkenal akan satenya. Penjual sate Padang banyak ditemukan di pasar-pasar tradisional bahkan merambah hingga ke pusat perbelanjaan.
Di kota asalnya Padang, saya sempat menemukan satu warung sate yang cukup unik. Tak hanya satenya yang unik tapi lokasi usahanya pun juga terbilang tidak biasa. Dari Batusangkar menuju terminal di kota Dobok, dan ada sebuah daerah namanya Nagari Piliang yang merupakan daerah perbukitan.
Warung sate ini dibangun diatas sebuah tebing kecil yang sekelilingnya adalah area persawahan dan juga perbukitan. Di belakang warung sate berupa tebing sedangkan bagian depan terhampar sawah-sawah yang terbentang luas. Untuk menuju warung sate ini saya harus menaiki tangga.
Warung sate dibangun semi permanent dengan berdinding sebagian dari bilik yang hanya setinggi 1 meter sehingga pengunjung bisa menyantap sate sambil menikmati pemandangan sawah-sawah yang ada di depannya. Untuk yang ingin bersantap sambil leyeh-leyeh, di sebelah nya terdapat tempat untuk lesehan.
Warung sate Padang ini hanya menjual sate Padang dengan kuah merah. Sangat berbeda dengan sate Mak Syukur yang cukup terkenal itu, karena menggunakan kuah berwarna kuning. Pilihan satainya cukup beragam, ada yang daging saja, atau mau yang campur dengan jeroan atau lidah.
Satai disajikan diatas piring plastik yang sudah dialasi dengan daun pisang. Potongan ketupat dan juga satai ditaruh diatasnya kemudian disiram dengan kuahnya yang berwarna kemerahan dan bawang merah goreng sebagai toppingnya. Saya memesan satai daging komplet.
Diatas meja tersedia tersedia jangek alias kerupuk kulit sebagai teman makan satai. Ada juga singkong balado dan juga emping. Setelah makan satai, saya mencocol kerupuk dengan kuah satai yang bersisa. Rasanya enak dan mantap! Warung satai ini mulai buka pukul 17.00 dan tutup sekitar pukul 22.00 malam. Harga seporsi satai cukup murah, hanay Rp 6.000,00 saja sedangkankerupuk dibandrol dengan harga Rp 1.000,00. Murah bukan?
Kamis, 15 Oktober 2009
Kunjungan Tamu Kehormatan Dari Timur Tengah
Minggu, 11 Oktober 2009
Menikahi Perempuan Cerdas Bisa Berumur Panjang
Senin, 12 October 2009
Menurut sebuah penelitian, laki-laki yang menikahi perempuan cerdas kemungkinan besar akan hidup lebih lama. Sebuah penelitian pada 1,5 juta orang menemukan bahwa tingkat pendidikan perempuan lebih penting daripada tingkat pendidikan laki-laki ketika menyangkut peluang laki-laki memiliki hidup lebih lama.
Penulis laporan penelitian mengesankan bahwa perempuan yang berpendidikan baik lebih sadar akan diet sehat dan perawatan medis, oleh karenanya mempengaruhi masa hidup pasangannya.
"Perempuan biasanya lebih bertanggung jawab pada kebutuhan rumah dibanding laki-laki, dan, sebagai akibatnya, pendidikan perempuan lebih penting untuk gaya hidup keluarga - misalnya, dalam hal kebiasaan makanan - dibanding pendidikan laki-laki.
"Jika perempuan berpendidikan tinggi lebih mudah memahami saran mengenai gaya hidup sehat, pendidikan perempuan memiliki pengaruh substansial pada kesehatan dan mortalitas pasangannya.
"Perempuan yang memiliki pendidikan lebih tinggi sebagai tambahan mampu menerima perawatan medis yang lebih baik, yang juga benar bagi laki-laki, dan bagi pasangan dari perempuan yang berpendidikan tinggi."
Penelitian tersebut, dari para ahli di Stockholm University, menguji data dari
sensus Swedia tahun 1990 pada 1,5 juta orang berusia 30 sampai 59 tahun yang masih bekerja.
Informasi penyebab kematian, termasuk kanker dan penyakit sirkulatori seperti penyakit jantung dan stroke, juga diuji untuk periode 13 tahun berikutnya.
Penelitian itu, yang diterbitkan dalam Journal of Epidemiology and Community Health, menemukan bahwa sementara pendidikan perempuan merupakan faktor penting dari umur panjang pasangan, tapi pendapatan laki-lakilah yang penting, bukan pendidikan.
Para peneliti menemukan bahwa pendapatan laki-laki mempengaruhi angka kematian bagi kedua gender, "Barangkali karena laki-laki mewakili sebagian besar pendapatan keluarga dan juga standar materi keluar
Menurut sebuah penelitian, laki-laki yang menikahi perempuan cerdas kemungkinan besar akan hidup lebih lama. Sebuah penelitian pada 1,5 juta orang menemukan bahwa tingkat pendidikan perempuan lebih penting daripada tingkat pendidikan laki-laki ketika menyangkut peluang laki-laki memiliki hidup lebih lama.
Penulis laporan penelitian mengesankan bahwa perempuan yang berpendidikan baik lebih sadar akan diet sehat dan perawatan medis, oleh karenanya mempengaruhi masa hidup pasangannya.
"Perempuan biasanya lebih bertanggung jawab pada kebutuhan rumah dibanding laki-laki, dan, sebagai akibatnya, pendidikan perempuan lebih penting untuk gaya hidup keluarga - misalnya, dalam hal kebiasaan makanan - dibanding pendidikan laki-laki.
"Jika perempuan berpendidikan tinggi lebih mudah memahami saran mengenai gaya hidup sehat, pendidikan perempuan memiliki pengaruh substansial pada kesehatan dan mortalitas pasangannya.
"Perempuan yang memiliki pendidikan lebih tinggi sebagai tambahan mampu menerima perawatan medis yang lebih baik, yang juga benar bagi laki-laki, dan bagi pasangan dari perempuan yang berpendidikan tinggi."
Penelitian tersebut, dari para ahli di Stockholm University, menguji data dari
sensus Swedia tahun 1990 pada 1,5 juta orang berusia 30 sampai 59 tahun yang masih bekerja.
Informasi penyebab kematian, termasuk kanker dan penyakit sirkulatori seperti penyakit jantung dan stroke, juga diuji untuk periode 13 tahun berikutnya.
Penelitian itu, yang diterbitkan dalam Journal of Epidemiology and Community Health, menemukan bahwa sementara pendidikan perempuan merupakan faktor penting dari umur panjang pasangan, tapi pendapatan laki-lakilah yang penting, bukan pendidikan.
Para peneliti menemukan bahwa pendapatan laki-laki mempengaruhi angka kematian bagi kedua gender, "Barangkali karena laki-laki mewakili sebagian besar pendapatan keluarga dan juga standar materi keluar
Jumat, 09 Oktober 2009
Obama Batal ke Indonesia
By Edy Haryadi - Kamis, Oktober 8
VIVAnews - Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan melakukan perjalanan ke Asia bulan November nanti. Dia akan mengunjungi Jepang, Singapura, China, Korea Selatan, terkecuali Indonesia, tempat Obama menghabiskan empat tahun usianya.
Obama dan ibunya pindah dari Hawai ke Jakarta, Indonesia, saat dia berumur enam tahun. Ia lalu kembali ke Amerika saat berumur 10 tahun. Demikian laporan Associated Press, Kamis 8 Oktober 2009.
Sekretaris Pers Gedung Putih Robert Gibbs adalah orang yang mengakhiri spekulasi kadatangan Obama ke Indonesia pada bulan November nanti saat ia menghadiri pertemuan Asian-Pacific Economic Cooperation (APEC).
Gibs mengatakan Obama baru akan datang ke Indonesia tahun 2010 atau tahun depan. Rencana ini sudah disampaikan Obama saat bertemu Susilo Bambang Yudhoyono dalam pertemuan G-20 di Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika, akhir bulan lalu.
“Mereka sepakat tentang pentingnya pertemuan itu untuk menunjukkan pentingnya hubungan kedua negara,”kata Gibbs.
Selama perjalanan Obama pertama ke Asia, kemungkinan kedua presiden akan bertemu di Singapura, tempat pemberhentian kedua Obama di Asia.
Gibbs mengatakan tempat pemberhentian pertama Obama adalah Jepang tanggal 12-13 November. Obama akan berdiskusi dengan Perdana Menteri Yukio Hatoyama untuk masalah ekonomi, keamanan dan masalah lain.
Setelah berkunjung ke Tokyo, Obama akan terbang ke Singapura untuk menghadiri sidang APEC tanggal 13-15 November. Kunjungan ini akan menjadikan Obama sebagai Presiden Amerika pertama yang menghadiri pertemuan pimpinan ASEAN untuk ekonomi.
Dari Singapura, Obama akan terbang ke China. Di sana dia dijadwalkan akan mengunjungi Baijing dan Shanghai tanggal 15-18 November. Di China Obama akan berdiskusi dengan Presiden Hu Jintao untuk masalah regional dan dunia termasuk masalah keamanan, pengurangan senjata nuklir, isu energi dan perubahan iklim.
Pemberhentian Obama terakhir adalah Korea Selatan tanggal 18-19 November. Di sini Obama akan membahas isu Korea Utara bersama Presiden Lee Myung-bak.
VIVAnews - Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan melakukan perjalanan ke Asia bulan November nanti. Dia akan mengunjungi Jepang, Singapura, China, Korea Selatan, terkecuali Indonesia, tempat Obama menghabiskan empat tahun usianya.
Obama dan ibunya pindah dari Hawai ke Jakarta, Indonesia, saat dia berumur enam tahun. Ia lalu kembali ke Amerika saat berumur 10 tahun. Demikian laporan Associated Press, Kamis 8 Oktober 2009.
Sekretaris Pers Gedung Putih Robert Gibbs adalah orang yang mengakhiri spekulasi kadatangan Obama ke Indonesia pada bulan November nanti saat ia menghadiri pertemuan Asian-Pacific Economic Cooperation (APEC).
Gibs mengatakan Obama baru akan datang ke Indonesia tahun 2010 atau tahun depan. Rencana ini sudah disampaikan Obama saat bertemu Susilo Bambang Yudhoyono dalam pertemuan G-20 di Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika, akhir bulan lalu.
“Mereka sepakat tentang pentingnya pertemuan itu untuk menunjukkan pentingnya hubungan kedua negara,”kata Gibbs.
Selama perjalanan Obama pertama ke Asia, kemungkinan kedua presiden akan bertemu di Singapura, tempat pemberhentian kedua Obama di Asia.
Gibbs mengatakan tempat pemberhentian pertama Obama adalah Jepang tanggal 12-13 November. Obama akan berdiskusi dengan Perdana Menteri Yukio Hatoyama untuk masalah ekonomi, keamanan dan masalah lain.
Setelah berkunjung ke Tokyo, Obama akan terbang ke Singapura untuk menghadiri sidang APEC tanggal 13-15 November. Kunjungan ini akan menjadikan Obama sebagai Presiden Amerika pertama yang menghadiri pertemuan pimpinan ASEAN untuk ekonomi.
Dari Singapura, Obama akan terbang ke China. Di sana dia dijadwalkan akan mengunjungi Baijing dan Shanghai tanggal 15-18 November. Di China Obama akan berdiskusi dengan Presiden Hu Jintao untuk masalah regional dan dunia termasuk masalah keamanan, pengurangan senjata nuklir, isu energi dan perubahan iklim.
Pemberhentian Obama terakhir adalah Korea Selatan tanggal 18-19 November. Di sini Obama akan membahas isu Korea Utara bersama Presiden Lee Myung-bak.
Kamis, 08 Oktober 2009
6 Kesalahan dalam Berkomunikasi
Enam Kesalahan Dalam Berkomunikasi
Jumat 9 October 2009
Komunikator yang baik mampu menginspirasi orang lain, meyakinkan mereka untuk bertindak yang terbaik bagi tim atau organisasi. Jika anda percaya diri bahwa anda adalah komunikator yang baik, pastikan anda menghindari kesalahan berikut yang umum dilakukan.
1) Jangan keliru antara manipulasi dengan keuntungan pribadi. Salah jika anda mengatakan anda memberikan keuntungan pada orang lain padahal yang sebenarnya anda menguntungkan diri sendiri. Itu tidaklah etis. Cepat atau lambat, tindakan anda akan membawa anda pada keterpurukan.
2) Jangan lupa mendapatkan hasil yang saling menguntungkan. Pada kenyataannya, anda disarankan untuk mendapatkan hasil tiga kali lipat. Lihat orang atau kelompoj ketiga yang akan mendapat keuntungan dari hasil yang sama-sama menguntungkan. Dorong pengikut anda untuk melakukan hal yang sama. Anda akan senang melihat, hampir di setiap kasus, ada cara ketiga untuk seseorang mendapatkan keuntungan.
3) Jangan masuk ke dalam sesi tanya jawab tanpa latihan. Antisipasi pertanyaan sulit dan persiapkan jawaban anda. Jika anda membayangkan pendengar akan bersikap tidak bersahabat, bagikan kartu ukuran 3x5 sebelum presentasi anda. Minta orang-orang untuk menuliskan pertanyaan mereka, kemudian minta seseorang mengumpulkannya. Lalu, selama masa tanya jawab, anda bisa memilih pertanyaan mana yang akan anda jawab. Hindari pertanyaan-pertanyaan kontroversial sampai anda bisa menjawabnya di forum yang tidak terlalu terbuka.
4) Jangan mencoba menyembunyikan kenyataan. Jika ada masalah, kemukakan. Pengacara yang baik melakukanya untuk menyulut kekuatan dari lawannya. Anda juga bisa melakukanya.
5) Jangan mengabaikan rasa kehilangan dari perubahan pendamping. Bahkan perubahan positif pun menyebabkan penyesalan atas apa yang ditinggalkan. Bicaralah secara terbuka akan apa yang terjadi nanti, itu akan membuat pekerjaan lebih mudah dari yang sekarang.
6) Jangan lupa melibatkan orang lain dalam menentukan prioritas. Anda harus tegas akan visi anda. Jika anda tidak tegas, anda bukan seorang pemimpin. Tapi, anda bisa mengundang yang lain untuk menolong anda menentukan langkah yang harus diambil jadi visi anda bisa menjadi kenyataan. Semakin banyak yang terlibat dalam visi tersebut, semakin besar kesempatan anda untuk sukses.
Jumat 9 October 2009
Komunikator yang baik mampu menginspirasi orang lain, meyakinkan mereka untuk bertindak yang terbaik bagi tim atau organisasi. Jika anda percaya diri bahwa anda adalah komunikator yang baik, pastikan anda menghindari kesalahan berikut yang umum dilakukan.
1) Jangan keliru antara manipulasi dengan keuntungan pribadi. Salah jika anda mengatakan anda memberikan keuntungan pada orang lain padahal yang sebenarnya anda menguntungkan diri sendiri. Itu tidaklah etis. Cepat atau lambat, tindakan anda akan membawa anda pada keterpurukan.
2) Jangan lupa mendapatkan hasil yang saling menguntungkan. Pada kenyataannya, anda disarankan untuk mendapatkan hasil tiga kali lipat. Lihat orang atau kelompoj ketiga yang akan mendapat keuntungan dari hasil yang sama-sama menguntungkan. Dorong pengikut anda untuk melakukan hal yang sama. Anda akan senang melihat, hampir di setiap kasus, ada cara ketiga untuk seseorang mendapatkan keuntungan.
3) Jangan masuk ke dalam sesi tanya jawab tanpa latihan. Antisipasi pertanyaan sulit dan persiapkan jawaban anda. Jika anda membayangkan pendengar akan bersikap tidak bersahabat, bagikan kartu ukuran 3x5 sebelum presentasi anda. Minta orang-orang untuk menuliskan pertanyaan mereka, kemudian minta seseorang mengumpulkannya. Lalu, selama masa tanya jawab, anda bisa memilih pertanyaan mana yang akan anda jawab. Hindari pertanyaan-pertanyaan kontroversial sampai anda bisa menjawabnya di forum yang tidak terlalu terbuka.
4) Jangan mencoba menyembunyikan kenyataan. Jika ada masalah, kemukakan. Pengacara yang baik melakukanya untuk menyulut kekuatan dari lawannya. Anda juga bisa melakukanya.
5) Jangan mengabaikan rasa kehilangan dari perubahan pendamping. Bahkan perubahan positif pun menyebabkan penyesalan atas apa yang ditinggalkan. Bicaralah secara terbuka akan apa yang terjadi nanti, itu akan membuat pekerjaan lebih mudah dari yang sekarang.
6) Jangan lupa melibatkan orang lain dalam menentukan prioritas. Anda harus tegas akan visi anda. Jika anda tidak tegas, anda bukan seorang pemimpin. Tapi, anda bisa mengundang yang lain untuk menolong anda menentukan langkah yang harus diambil jadi visi anda bisa menjadi kenyataan. Semakin banyak yang terlibat dalam visi tersebut, semakin besar kesempatan anda untuk sukses.
Rabu, 07 Oktober 2009
Bisnis Pariwisa pasca Gempa Bumi di Sumatra Barat
Medan 8 Oktober 2009
Pasca Gempa di sumatera Barat pada Tanggal 30 September,bisnis Pariwisata sangat terpukul dengan bencana alam ini.Hancurnya beberapa infra struktur mengakibatkan banyaknya Wisatawan yang akan bekunjung ke wilayah tersebut membatalkan rencananya.
Walaupun demikian Pemerintah Sumatera Barat dan beberapa instansi terkait telah berkoordinasi untuk mengembalikan citra Pariwisata ini dengan cepat.
Hal ini terungkap dalam pembicaraan GM Madani Hotel Medan dengan Ketua PHRI wil.Bukittinggi Roni...yang juga pemilik Hotel Ambun Suri Bukittinggi tanggal 6 Oktober 09 via telp.
Pemerintah Sumatera Barat sedang menganalisa dan membentuk team terpadu untuk mengembalikan Image Pariwisata di sumbar ini agar cepat bangkit kembali.dn
Pasca Gempa di sumatera Barat pada Tanggal 30 September,bisnis Pariwisata sangat terpukul dengan bencana alam ini.Hancurnya beberapa infra struktur mengakibatkan banyaknya Wisatawan yang akan bekunjung ke wilayah tersebut membatalkan rencananya.
Walaupun demikian Pemerintah Sumatera Barat dan beberapa instansi terkait telah berkoordinasi untuk mengembalikan citra Pariwisata ini dengan cepat.
Hal ini terungkap dalam pembicaraan GM Madani Hotel Medan dengan Ketua PHRI wil.Bukittinggi Roni...yang juga pemilik Hotel Ambun Suri Bukittinggi tanggal 6 Oktober 09 via telp.
Pemerintah Sumatera Barat sedang menganalisa dan membentuk team terpadu untuk mengembalikan Image Pariwisata di sumbar ini agar cepat bangkit kembali.dn
Selasa, 06 Oktober 2009
B M 3 Focus di Pariaman

Medan 7 Oktober 2009
Badan Musyawara Masyarakat Minang Sumatra Utara,telah mengirimkan 2 team ke sumbar,paska gempa besar melanda sumatra Barat.Relewan yang di kirim untuk mengevakuasi korban bencana dan team yang satu untuk mendistribusikan bantuan.
Team di fokus kan di Pariaman sekitarnya ,hal ini di ungkapkan oleh Ketua BM 3
Prof.H.Djanius Djamin.SH di Medan.
Keprihatinan yang sangat dalam kelihatan di beberapa keluarga besar Pariaman di Medan.Ada beberapa keluarga sudah berangkat ke Pariaman.
Madani Hotel juga telah mengkoordinasikan semua bantuan untuk di kirim dalam waktu dekat ini. Ujar Ketua HKSM Madani Hotel Medan Bapak Syafwan Harun di Lobby Hotel Selasa sore./Dn
Diskusi Mengenai Situasi Gempa di Pariaman-Sumbar

Medan 6 Oktober 2009
Mulai kemarin 21 Team Rescue Asing dari 21 Negara telah di sebar ke wilayah Pariaman dan lokasi bencana lainya.Sebelumnya juga telah datang lebih awal team dari Al.Azhar jakarta yang telah mengirim beberapa Dokter ke lokasi bencana.Respon yang sangat cepat dari Team Al.azhar Jakarta mendapat respon yang sangat positive bagi masyarakat yang di timpa musibah.
Management Madani Hotel Medan dan Gelora Group.semenjak terjadinya bencana telah mengkoordinasikan bantuan dari semua lapisan masyarakat di Medan.
HKSM Madani Hotel Medan melaporkan bahwa sumbangan telah terkumpul cukup bevariasi,mulai dari makanan dan uang.
Langganan:
Postingan (Atom)







